Monday, November 24, 2008

Blogging dan Bisnis Internet

Belakangan ini saya kembali melongok blog ini, tapi baru sekarang sempat menambahkan entri. Awalnya setalah saya terkesan dengan seorang keponakan yang baru lulus sekolah kedokteran setahun yang lalu, dan saat ini sedang menjalani tugas PTT di daerah Musi Banyu Asin, Sumatera Selatan. Secara tidak sengaja, saya yang memang kadang-kadang iseng ngeweb, sambil beberapa kali blogwalking, menemukan blognya dia yang isinya menurut saya cukup surprisingly. Ternyata dia sudah cukup berhasil di bidang internet marketing. Terbukti, menurut info di blognya dia, Honda CS1 sudah berhasil dia peroleh dari hasil blogging. Hmm..what an achievement menurut saya.

Memang sih, dia pernah menyampaikan ke saya beberapa waktu yang lalu, bahwa dia sangat tertarik dengan dunia bisnis di internet. Secara pada waktu itu dia masih baru lulus kuliah dokter, dan baru kerja di sebuah rumah sakit di bilangan jakarta dan bogor, sehingga masih belum memiliki pekerjaan yang permanen. Nah, disela-sela aktifitasnya dalam bekerja di rumah sakit, ternyata dia banyak memanfaatkan waktu luangnya untuk lebih mendalami dunia blogging, sampai akhirnya dia berhasil membuktikan bahwa bisnis di internet tersebut adalah benar dan nyata.

Karena itulah, saya yang sudah pernah beberapa kali membuat blog, termasuk salah satunya yang sedang anda baca ini, mencoba kembali melihat sisi lain dari sebuah blog, selain sebagai media aktualisasi pemikiran, tetapi juga sebagai salah satu keran pendapatan.

Saya jadi ingat beberapa tahun yang lalu, ketika booming dotcom pada era akhir 90an sampai dengan awal 2000an. Salah satu situs yang saya kembangkan bersama teman-teman pada saat itu, berhasil dijual ke sebuah perusahaan dotcom Indonesia, yang merupakan anak usaha dari Group Konglomerat di Indonesia. Situs kami tersebut pada waktu itu berhasil dipindahtangankan dengan nilai sebesar Rp. 100jt. Wow, kalau mengingat waktu-waktu tersebut, nilai itu sangatlah luar biasa untuk ukuran saat itu, bahkan mungkin ukuran sekarang masih merupakan sesuatu yang luar biasa. Padahal, kami sama sekali tidak memiliki niat untuk membuat sebuah situ dan lalu kemudian menjualnya untuk mendapatkan keuntungan. Situs tersebut kami kembangkan dengan hati yang dilatarbelakangi oleh kesamaan hobi dari beberapa orang dari kami. Itulah yang menurut saya nilai jual dari sebuah situs.

Kesimpulannya, apapun itu, jika dijalankan dengan serius, konsisten dan profesional, akan dapat memperoleh hasil yang maksimal. Seperti halnya keponakan saya tersebut, karena memang dia menekuni apa yang dia yakini akan ada hasilnya. Dan ternyata, dia mendapatkan apa yang dia cita-citakan. Pendapatan Dolar dari Bisnis Internet.

Monday, February 11, 2008

Menjadi Seorang Al Hafidz

Tadi malam, ba'da maghrib menjelang isya, saya beserta ustadz Hasan dan Abdullah, takmir masjid al ukhuwah, berbincang-bincang mengenai apa dan bagaimana menjadi seorang Al Hafidzh. Dari hasil perbincangan tersebut, saya menyimpulkan beberapa hal mengenai seputar menjadi seorang Al Hafidzh.

1. Tidak wajib bagi setiap orang untuk menghapal sebanyak 30 juz Al Qur'an. Akan tetapi disesuaikan dengan niat dan kemampuannya.
2. Dalam sebuah haditspun, diriwayatkan bahwa kriteria dalam menentukan seorang imam adalah yang paling banyak hafalannya. Artinya, jumlah hafalan Al Qur'an memang berbeda-beda setiap orangnya.
3. Niat yang benar adalah untuk memelihara, bukan untuk menghafal. Artinya, jika kita merasa baru mampu memelihara sebanyak 5 juz, lakukan saja dulu sebanyak itu, disesuaikan dengan waktu yang ada. Karena, dalam memelihara hafalan, selalu harus ada waktu yang disediakan untuk mengulanginya, apakah itu setiap hari 1 juz, atau 1 minggu sekali tetapi sekaligus sebanyak 5 juz, dll.
4. Niat dan keinginan yang kuat adalah syarat mutlak untuk menjadi seorang Hafidzh. Karena membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar yang jika tanpa didasari oleh niat yang kuat, hafalan akan mudah 'pergi'.
5. dll, masih banyak lagi yang bisa diuraikan di sini mengenai hal-hal yang terkait dengan Al Hafidzh.

Wassalam

Friday, December 14, 2007

It's about the managerial training

Ok. Now I am starting to write again. It's been quite a long time I didn't put anything here. Now, it is about the time to start the new era.

Within last three weeks, I've been very busy. I got a lot of works to do. I was attending the managerial class for 2 weeks. This training was located in out of Jakarta. It's not so far from Jakarta, but it's still out of town. It means, i have to stay there during the training.

The point is not about location. It is about the training itself. It was very valuable chance I had.

I really want to learn about management things since many years ago. In fact, I have been trying to search for the training institute that could provide distance learning for this training. I found one actually. But, the cost is very high. It's around 5 to 7 Million per training package or module. Wow!

So, I have to think it twice if I want to take the training with my own money.

Thank God. You gave me the opportunities to take the training without I have to pay for it.

Wassalam